Karena Laporta, Barcelona Bisa Ambil Untung Transfer Pemain

Senin, Maret 29th, 2021 - Berita Bola

Barcelona akhirnya mendapatkan presiden baru yang terpilih melalui pemilihan pada 7 Maret 2021. Tokoh terpilih ini yang menjadi presiden baru Barcelona adalah Joan Laporta yang langsung bekerja sebagai presiden anyar Barcelona sepekan setelah pemilihan. Jabatan ini akan diemban Joan Laporta hingga 30 Juni 2026.

Baca Juga : Kazakhstan vs Prancis 0-2, Man of The Match Alexandr Mokin

Dipimpin oleh Laporta membuat banyak orang yang optimistis Barcelona akan kembali berjaya. Kejayaan yang pernah diraih Barcelona ketika Laporta menduduki kursi presiden klub antara 2003 sampai 2010 silam.

Kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh Laporta dalam periode pertamanya sebagai presiden Barcelona telah membawa banyak hal untuk klub yang bermarkas di Stadion Camp Nou itu.

Contoh pemilihan pelatih yang sukses di Barcelona seperti Frank Rijkaard dan Pep Guardiola. Era Frank Rijkaard mulai 2003 sampai 2008, Barcelona berhasil merengkuh dua gelar Liga Spanyol (2004-2005, 2005-2006), dua Piala Super Spanyol (2005, 2006), dan satu Liga Champions (2005-2006).

Pada era Pep Guardiola sebagai pelatih, yang mana dipilih oleh Laporta juga, pun sama berhasilnya. Barcelona sukses meraih tiga gelar Liga Spanyol (2008-2009, 2009-2010, 2010-2011), dua Copa del Rey (2008-2009, 2011-2012), tiga Piala Super Spanyol (2009, 2010, 2012), dua Liga Champions (2008-2009, 2010-2011), Piala Super Eropa (2009, 2011), dan dua Piala Dunia Klub (2009, 2011).

Di periode kedua Laporta saat ini, optimisme untuk meraih kesuksesan yang sama pun tumbuh kembali. Namun, kebijakan yang bisa membuat Barcelona kembali berjaya bukan satu-satunya modal yang bisa ditawarkan oleh Laporta kepada Blaugrana. Laporta juga memiliki koneksi dengan berbagai agen super pemain sepak bola.

Dilansir dari Football Espana, hubungan baik Laporta ini yang terus dijaganya dengan agen-agen pemain seperti Pini Zahavi, Mino Raiola, sampai Jorge Mendes. Hubungan baik dengan agen-agen itu dimulai saat Barcelona merekrut pemain-pemain yang dibawahi oleh Zahavi, Raiola, dan juga Mendes.

Dengan Zahavi misalnya, Laporta menjalin hubungan sejak Barcelona merekut Ronaldinho dari Paris Saint-Germain pada 2003. Dengan Mendes, hubungan terjalin bukan karena perekrutan pemain melainkan karena kerja sama dalam banyak hal, terutama ketika Txiki Begiristain masih menjadi petinggi di Barcelona.

Sedangkan relasi dengan Raiola terbangun karena transfer pemain. Raiola merupakan agen dari bintang yang didatangkan Barcelona pada bursa transfer musim panas 2009, Zlatan Ibrahimovic. Hubungan baik dengan Raiola saat itu pun terjalin dan tetap dipertahankannya hingga sekarang. Keuntungan yang bisa didapat Barcelona ke depannya dari hubungan baik ini adalah kemudahan dalam negosiasi transfer.

Agen-agen tersebut saat ini sedang menangani pemain-pemain yang berada dalam fokus Barcelona. Zahavi menangani bek Bayern Muenchen, David Alaba, sedangkan Raiola membawahi Erling Haaland yang kini membela Borussia Dortmund. Sementara dari Mendes, Barcelona bisa mendapat keuntungan ketika ingin membicarakan perpanjangan kontrak wonderkid mereka, Ansu Fati, mengingat penyerang 18 tahun itu berada di bawah manajemen Mendes.

Tak hanya itu, hubungan baik dengan Mendes juga bisa membuat Laporta mudah ketika ingin membicarakan transfer klien sang agen yang kabarnya diincar Barcelona, Andre Silva.

Karena Laporta, Barcelona Bisa Ambil Untung Transfer Pemain | admin | 4.5